Sejarah Berdirinya Kampung Inggris Pare di Kabupaten Kediri

  • by
5
(5446)

Sejarah Kampung Inggris

Sejarah Kampung Inggris Pare di kabupaten Kediri pertama kali oleh Mr. Kalend Osen, adalah lembaga kursus bahasa inggris pertama di kampung inggris

Siapa yang tidak tahu Kampung Inggris di kecamatan pare kabupaten Kediri, sebuah tempat pembelajaran bahasa inggris terbesar di Indonesia yang tercatat sejarahnya sejak tahun 1977. Ada lebih dari 100 lembaga kursus dan 5000 pelajar dari berbagai kota bahkan dari luar negeri yang belajar bahasa inggris disana.

Semua hal yang terjadi di dunia telah memungkiri sejarahnya masing-masing, dan beginilah sejarah Kampung Inggris pare di kabupaten Kediri dimulai.

Sejarah Kampung Inggris Pare

Sejarah Kampung Inggris Pare berawal dari usaha keras yang dilakukan oleh Kalend Osen, pendiri lembaga kursus pertama di kampung inggris pare bernama BEC. Mr. Kalend Osen (akrab dipanggil Mr. Kalend) adalah Pria kelahiran 4 Februari 1945 yang tampak sederhana namun begitu bersahaja.

Bermula pada tahun 1976 silam, Mr. Kalend merupakan santri asal Kutai Kartanegara yang tengah mencari ilmu di Pondok Pesantren Modern Gontor di Ponorogo, Jawa Timur. Menuju kelas lima, dia terpaksa meninggalkan bangku sekolah karena tidak bisa menanggung biaya pendidikan. Bahkan, keinginannya untuk pulang kembali ke kampungnya gagal karena kekurangan biaya.

Dalam waktu yang saat itu sedang sulit, seorang temannya memberitahu adanya seorang ustad bernama KH Ahmad Yazid di Kecamatan Pare yang menguasai delapan bahasa asing. Mr Kalend kemudian berniat ntuk mendapatkan ilmu dengan harapan setidaknya dapat menguasai satu atau dua bahasa asing darinya. Ia kemudian mulai tinggal dan belajar di Pesantren Darul Falah, Desa Singgahan, milik Ustaz Yazid.

Suatu hari, datang dua orang tamu mahasiswa dari IAIN Sunan Ampel Surabaya, (Sekarang menjadi UIN Sunan Ampel Surabaya). Maksud kedatangan dua mahasiswa ini adalah untuk belajar bahasa inggris dibawah bimbingan Ustaz Yazid sebagai persiapan mereka dalam menghadapi ujian negara yang akan diadakaan sekitar dua pekan lagi di kampus mereka.

Namun, saat itu Ustaz Yazid sedang pergi ke Majalengka karena suatu urusan sehingga kedua mahasiswa itu hanya bisa bertemu dengan ibu Nyai Ustaz Yazid. Entah dengan alasan apa, oleh Nyai Ustaz Yazid, kedua mahasiswa itu diarahkan untuk belajar dibawah bimbingan Mr Kalend yang belum lama menjadi santri di pesantren darul falah.

“Waktu itu saya sedang menyapu dimasjid dan dua mahasiwa itu mendatangi saya,” kata mr Kalend ke wartawan Kompas.

Dua mahasiswa itu kemudian memberi beberapa lembar kertas yang berisi 350 soal dalam bahasa inggris. Setelah itu, Mr Kalend kemudian mlihat soal-soal itu dan percaya jika ia dapat mengerjakannya lebih dari 60 persen. Kalend menyanggupi permintaan dua mahasiswa itu dan akhirnya mereka mulai melakukan proses belajar mengajar yang dilakukan di serambi masjid area pesantren. Pembelajarannya cukup singkat, dilakukan secara intensif selama lima hari saja.

“Tak disangka, sebulan kemudian mereka (dua mahasiswa) kembali dan mengabarkan telah lulus ujian. Betapa senangnya saya waktu itu,” kata Mr kalend saat didatangi para wartawan Kompas.

Keberhasilan dua mahasiswa itu tersebar di kalangan mahasiswa IAIN Sunan Ampel Surabaya dan banyak dari mereka akhirnya mengikuti jejak mereka dengan belajar kepada Mr Kalend. Promosi dari mulut ke mulut pun akhirnya menjadi awal terbentuknya kelas pertama dalam sejarah kampung inggris pare.

Sejak saat 15 Juni 1977 di desa Tulungrejo, Mr Kalend membuat lembaga kursus bernama BEC (Basic English Course) dengan enam siswa pada kelas awal. Para siswa itu tidak hanya dibina dari kemampuan bahasa inggris, tapi juga dari ilmu agama.

Setelah hampir sepuluh tahun sendiri dalam menjalankan lembaga kursus BEC, akhirnya pada tahun 1990-an banyak alumni BEC kemudian mempunyai ke inginan untuk membuat lembaga kursus sendiri untuk menerima para pelajar yang tidak dapat belajar di lembaga kursus BEC karena banyaknya pelajar, sehingga tidak bisa lagi diterima oleh lembaga kursus BEC seorang diri.

Pada tahun 2014, Mr Kalend Osen mendapatkan penghargaan Liputan 6 AWARDS dalam kategori Pendidikan dari Stasiun TV SCTV karena diakui telah berhasil membuat kampung inggris di kecamatan pare kabupaten kediri, menjadi tempat pembelajaran bahasa inggris terbesar yang ada di indonesia dan juga dengan adanya ratusan lembaga kursus di kampung inggris pare, membuat perekonomian penduduk setempat mengalami peningkatan yang pesat.

Saat ini dan dimasa yang akan datang, Mr. Kalend Osend akan dikenal sebagai seseorang terpenting dalam sejarah kampung inggris pare.

Kenapa Disebut “Kampung Inggris Pare” ?

Menurut Kampung Inggris pare sendiri merupakan nama lain dari desa Tulungrejo dan Pelem yang ada di kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Tulungrejo dan Pelem diKampung Inggris merupakan tempat pembelajaran bahasa Inggris terbesar yang ada di Indonesia saat ini.

Umumnya, setiap lembaga kursus harus memberikan ilmu kepada siswanya dengan berbahasa inggris setiap hari dan apabila ada yang melanggar peraturan tersebut maka akan dikenakan Hukuman sesuai dengan peraturan yang ada
Berbagai konsep belajarpun diterapkan dalam skill Bahasa Inggris para pelajar. Contohnya, lembaga kursus Access English School yang berdiri sejak tahun 2006, menerapkan Metode CEFR dan NLA untuk mengembangkan skill bahasa inggris.

Sebagai contoh metode CEFR yang diterapkan oleh lembaga kursus Access English School, dalam kelas Speaking, para anggota diajarkan tentang cara berkomunikasi (Greeting, Complinent, Introduction, dll), Diskusi, Presentasi, Debat dll, kemudian diterapkan oleh anggota dalam kelas maupun diluar kelas dan tentunya menggunakan bahasa Ingggris.

Tidak sering para anggota melakukan Presentasi di tempat keramaian untuk membangun Kepercayaan diri dalam berbahasa Inggris.

Melihat sejarah kampung inggris pare yang dimulai semenjak tanggal 15 Juni 1977 lalu oleh Mr. Kalend Osen, itu sungguh perjalanan yang luar biasa. Kini kampung inggris telah dikenalli banyak orang di Indonesia hingga luar negeri.

Sekian pembahasan tentang Sejarah Berdirinya Kampung Inggris Pare di Kabupaten Kediri. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda terimakasih.

How GOOD was this?

Click on a star to rate it!

Average: 5 / 5. Student votes: 5446

Be the first to vote!

As you found this post useful...

Follow us on social media!

Leave a Reply